Protes Myanmar, Singapura: Tentara Tembak Rakyat Sendiri Merupakan Aib Nasional

Publish Date : 2021-03-06


Protes Myanmar, Singapura: Tentara Tembak Rakyat Sendiri Merupakan Aib Nasional

Protes Myanmar, Singapura: Tentara Tembak Rakyat Sendiri Merupakan Aib Nasional

- Menteri luar negeri Singapura pada Jumat mengatakan adalah "aib nasional" bagi angkatan bersenjata suatu negara untuk menggunakan senjata terhadap rakyat mereka sendiri, ketika Singapura meminta junta militer mencari solusi damai atas kerusuhan di Myanmar.


https://ja.instructure.com/eportfolios/268/Home/Katso__Raya_ja_viimeinen_lohikrme_Koko_elokuva_2021_HD_1080p
https://aste.instructure.com/eportfolios/544/Home/Raya_ja_viimeinen_lohikrme_2021_Koko_Elokuva_Verkossa_Suomalainen_Tekstityksill
https://aste.instructure.com/eportfolios/545/Home/_Sehen_Sie_den_Film_Babardeala_cu_bucluc_sau_porno_balamuc_2021_Ganzer_deutsch
https://ja.instructure.com/eportfolios/271/Home/Voller__Babardeala_cu_bucluc_sau_porno_balamuc_Ganzer_Film_2021HDDeutschschweiz
https://aste.instructure.com/eportfolios/546/Home/___I_Care_a_Lot_2021_HKTW

"Ini adalah puncak rasa malu nasional bagi angkatan bersenjata di negara mana pun untuk menggunakan senjata terhadap rakyatnya sendiri," kata Vivian Balakrishnan, dikutip dari Reuters, 5 Maret 2021.

Singapura, kata Vivian, dikejutkan oleh kekerasan terhadap warga sipil di negara itu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan setidaknya 54 orang telah tewas sejak kudeta 1 Februari. Lebih dari 1.700 orang telah ditangkap, termasuk 29 wartawan.

Balakrishnan dan menteri luar negeri di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) telah mengadakan pembicaraan dengan perwakilan junta awal pekan ini.

Singapura bersama sejumlah menteri luar negeri ASEAN lainnya telah menyerukan pembebasan tahanan politik termasuk pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.

"Karena itu kami berharap pihak berwenang militer akan membebaskan Presiden Win Myint dan Penasihat Negara Daw Aung San Suu Kyi sehingga diskusi ini dapat dimulai," katanya kepada DPR Singapura menanggapi pertanyaan dari para anggota parlemen, dikutip dari Channel News Asia.

"Kami juga mendukung kunjungan utusan khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Myanmar, Christine Burgener, dan berharap bahwa dia juga akan diberikan akses pada kunjungan tersebut ke Daw Aung San Suu Kyi dan NLD (Liga Nasional untuk Demokrasi)."

Vivian Balakrishnan mengatakan pada hari Jumat bahwa para menteri luar negeri setiap hari berhubungan satu sama lain untuk membahas Myanmar.

Namun, ia mengatakan, meskipun ASEAN harus memainkan peran konstruktif dalam memfasilitasi kembalinya keadaan normal dan stabilitas, akan ada dampak terbatas dari tekanan eksternal terhadap situasi di Myanmar.

Baca juga: Seorang Demonstran Myanmar Tewas Ditembak Aparat di Bagian Leher

"Jika Anda melihat selama 70 tahun terakhir, otoritas militer di Myanmar, terus terang, tidak menanggapi sanksi ekonomi, tidak menanggapi keburukan moral," kata menteri luar negeri Singapura itu.

Dia mengatakan bahwa meskipun tuntutan pada piagam ASEAN dan deklarasi hak asasi manusia itu penting, itu tidak cukup untuk mengubah perilaku junta militer Myanmar.

"Kuncinya terletak di Myanmar, dan ada batasan sejauh mana tekanan eksternal akan ditanggung," kata menlu Singapura.
Protes Myanmar, Singapura: Tentara Tembak Rakyat Sendiri Merupakan Aib Nasional

- Menteri luar negeri Singapura pada Jumat mengatakan adalah "aib nasional" bagi angkatan bersenjata suatu negara untuk menggunakan senjata terhadap rakyat mereka sendiri, ketika Singapura meminta junta militer mencari solusi damai atas kerusuhan di Myanmar.

"Ini adalah puncak rasa malu nasional bagi angkatan bersenjata di negara mana pun untuk menggunakan senjata terhadap rakyatnya sendiri," kata Vivian Balakrishnan, dikutip dari Reuters, 5 Maret 2021.

Singapura, kata Vivian, dikejutkan oleh kekerasan terhadap warga sipil di negara itu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan setidaknya 54 orang telah tewas sejak kudeta 1 Februari. Lebih dari 1.700 orang telah ditangkap, termasuk 29 wartawan.

Balakrishnan dan menteri luar negeri di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) telah mengadakan pembicaraan dengan perwakilan junta awal pekan ini.

Singapura bersama sejumlah menteri luar negeri ASEAN lainnya telah menyerukan pembebasan tahanan politik termasuk pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.

"Karena itu kami berharap pihak berwenang militer akan membebaskan Presiden Win Myint dan Penasihat Negara Daw Aung San Suu Kyi sehingga diskusi ini dapat dimulai," katanya kepada DPR Singapura menanggapi pertanyaan dari para anggota parlemen, dikutip dari Channel News Asia.

"Kami juga mendukung kunjungan utusan khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Myanmar, Christine Burgener, dan berharap bahwa dia juga akan diberikan akses pada kunjungan tersebut ke Daw Aung San Suu Kyi dan NLD (Liga Nasional untuk Demokrasi)."

Vivian Balakrishnan mengatakan pada hari Jumat bahwa para menteri luar negeri setiap hari berhubungan satu sama lain untuk membahas Myanmar.

Namun, ia mengatakan, meskipun ASEAN harus memainkan peran konstruktif dalam memfasilitasi kembalinya keadaan normal dan stabilitas, akan ada dampak terbatas dari tekanan eksternal terhadap situasi di Myanmar.

Baca juga: Seorang Demonstran Myanmar Tewas Ditembak Aparat di Bagian Leher

"Jika Anda melihat selama 70 tahun terakhir, otoritas militer di Myanmar, terus terang, tidak menanggapi sanksi ekonomi, tidak menanggapi keburukan moral," kata menteri luar negeri Singapura itu.

Dia mengatakan bahwa meskipun tuntutan pada piagam ASEAN dan deklarasi hak asasi manusia itu penting, itu tidak cukup untuk mengubah perilaku junta militer Myanmar.

"Kuncinya terletak di Myanmar, dan ada batasan sejauh mana tekanan eksternal akan ditanggung," kata menlu Singapura.
Protes Myanmar, Singapura: Tentara Tembak Rakyat Sendiri Merupakan Aib Nasional

- Menteri luar negeri Singapura pada Jumat mengatakan adalah "aib nasional" bagi angkatan bersenjata suatu negara untuk menggunakan senjata terhadap rakyat mereka sendiri, ketika Singapura meminta junta militer mencari solusi damai atas kerusuhan di Myanmar.

"Ini adalah puncak rasa malu nasional bagi angkatan bersenjata di negara mana pun untuk menggunakan senjata terhadap rakyatnya sendiri," kata Vivian Balakrishnan, dikutip dari Reuters, 5 Maret 2021.

Singapura, kata Vivian, dikejutkan oleh kekerasan terhadap warga sipil di negara itu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan setidaknya 54 orang telah tewas sejak kudeta 1 Februari. Lebih dari 1.700 orang telah ditangkap, termasuk 29 wartawan.

Balakrishnan dan menteri luar negeri di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) telah mengadakan pembicaraan dengan perwakilan junta awal pekan ini.

Singapura bersama sejumlah menteri luar negeri ASEAN lainnya telah menyerukan pembebasan tahanan politik termasuk pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.

"Karena itu kami berharap pihak berwenang militer akan membebaskan Presiden Win Myint dan Penasihat Negara Daw Aung San Suu Kyi sehingga diskusi ini dapat dimulai," katanya kepada DPR Singapura menanggapi pertanyaan dari para anggota parlemen, dikutip dari Channel News Asia.

"Kami juga mendukung kunjungan utusan khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Myanmar, Christine Burgener, dan berharap bahwa dia juga akan diberikan akses pada kunjungan tersebut ke Daw Aung San Suu Kyi dan NLD (Liga Nasional untuk Demokrasi)."

Vivian Balakrishnan mengatakan pada hari Jumat bahwa para menteri luar negeri setiap hari berhubungan satu sama lain untuk membahas Myanmar.

Namun, ia mengatakan, meskipun ASEAN harus memainkan peran konstruktif dalam memfasilitasi kembalinya keadaan normal dan stabilitas, akan ada dampak terbatas dari tekanan eksternal terhadap situasi di Myanmar.

Baca juga: Seorang Demonstran Myanmar Tewas Ditembak Aparat di Bagian Leher

"Jika Anda melihat selama 70 tahun terakhir, otoritas militer di Myanmar, terus terang, tidak menanggapi sanksi ekonomi, tidak menanggapi keburukan moral," kata menteri luar negeri Singapura itu.

Dia mengatakan bahwa meskipun tuntutan pada piagam ASEAN dan deklarasi hak asasi manusia itu penting, itu tidak cukup untuk mengubah perilaku junta militer Myanmar.

"Kuncinya terletak di Myanmar, dan ada batasan sejauh mana tekanan eksternal akan ditanggung," kata menlu Singapura.
Protes Myanmar, Singapura: Tentara Tembak Rakyat Sendiri Merupakan Aib Nasional

- Menteri luar negeri Singapura pada Jumat mengatakan adalah "aib nasional" bagi angkatan bersenjata suatu negara untuk menggunakan senjata terhadap rakyat mereka sendiri, ketika Singapura meminta junta militer mencari solusi damai atas kerusuhan di Myanmar.

"Ini adalah puncak rasa malu nasional bagi angkatan bersenjata di negara mana pun untuk menggunakan senjata terhadap rakyatnya sendiri," kata Vivian Balakrishnan, dikutip dari Reuters, 5 Maret 2021.

Singapura, kata Vivian, dikejutkan oleh kekerasan terhadap warga sipil di negara itu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan setidaknya 54 orang telah tewas sejak kudeta 1 Februari. Lebih dari 1.700 orang telah ditangkap, termasuk 29 wartawan.

Balakrishnan dan menteri luar negeri di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) telah mengadakan pembicaraan dengan perwakilan junta awal pekan ini.

Singapura bersama sejumlah menteri luar negeri ASEAN lainnya telah menyerukan pembebasan tahanan politik termasuk pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.

"Karena itu kami berharap pihak berwenang militer akan membebaskan Presiden Win Myint dan Penasihat Negara Daw Aung San Suu Kyi sehingga diskusi ini dapat dimulai," katanya kepada DPR Singapura menanggapi pertanyaan dari para anggota parlemen, dikutip dari Channel News Asia.

"Kami juga mendukung kunjungan utusan khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Myanmar, Christine Burgener, dan berharap bahwa dia juga akan diberikan akses pada kunjungan tersebut ke Daw Aung San Suu Kyi dan NLD (Liga Nasional untuk Demokrasi)."

Vivian Balakrishnan mengatakan pada hari Jumat bahwa para menteri luar negeri setiap hari berhubungan satu sama lain untuk membahas Myanmar.

Namun, ia mengatakan, meskipun ASEAN harus memainkan peran konstruktif dalam memfasilitasi kembalinya keadaan normal dan stabilitas, akan ada dampak terbatas dari tekanan eksternal terhadap situasi di Myanmar.

Baca juga: Seorang Demonstran Myanmar Tewas Ditembak Aparat di Bagian Leher

"Jika Anda melihat selama 70 tahun terakhir, otoritas militer di Myanmar, terus terang, tidak menanggapi sanksi ekonomi, tidak menanggapi keburukan moral," kata menteri luar negeri Singapura itu.

Dia mengatakan bahwa meskipun tuntutan pada piagam ASEAN dan deklarasi hak asasi manusia itu penting, itu tidak cukup untuk mengubah perilaku junta militer Myanmar.

"Kuncinya terletak di Myanmar, dan ada batasan sejauh mana tekanan eksternal akan ditanggung," kata menlu Singapura.



Category :art-culture

Пустота (Hukumsuz) 3 серия / Русская озвучка премьера посмотри 11 января 2021

Пустота (Hukumsuz) 3 серия / Русская озвучка премьера посмотри 11 января 2021

- Турецкий сериал «Пустота» на русском языке, будет показан в жанре детективного триллера. Это необыкновенная история, которая переполнена самыми различными интригами, а также крутыми и непредсказуемыми сюжетными поворотами. А финал будет определенно самым неожиданным. В центре внимания оказалась молодая и довольно привлекательная девушка по имени Эсма Озтюрк. По профессии она является адвокатом и Эсма всегда была уверенной, темпераментной, хваткой и очень быстрой. Ей удается невероятно легко принимать молниеносные решения и тем самым никогда не оставляет своим оппонентам даже малейшего шанса на выигрыш.


Who Gets to Breathe Clean Air in New Delhi?

Who Gets to Breathe Clean Air in New Delhi?

- Who Gets to Breathe Clean Air in New Delhi?


After clearing this front examination youre eligible to get admitted into postgraduate programmes/

After clearing this front examination youre eligible to get admitted into postgraduate programmes/

- Now which you have peeked into a number of the maximum prominent front assessments


How can I get the Cowboy Channel + to Watch NFR Live Stream 2020 Coverage Texas

How can I get the Cowboy Channel + to Watch NFR Live Stream 2020 Coverage Texas

- How to watch National Finals Rodeo 2020 Live Stream through the Cowboy Channel+.Watch Wrangler NFR Live Streaming now Live Cowboy Channel plus and RFD-TV Network.